Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, August 13, 2016

Puisi Tentang Jodoh Pasti Bertemu

Puisi Tentang Jodoh Pasti Bertemu

By : Siti Mulyani Al-Azmi
The words of a man

Ajarkan aku menggunakan pena, akan ku tulis gemercik air, udara dingin, kabut senja, hingga daun gugur. Untuk sementara waktu, lebih baik kita masing-masing sendiri. Untuk sementara waktu kesabaran adalah hal yg terbaik yang bisa kita pertahankan saat ini. Untuk sementara waktu saja kita biarkan waktu kita berjalan sendiri-sendiri.

Meski kita merasakan hal yang sama. Saat ini biarkan saja ia mengalir seperti hujan yang jatuh. Tak perlu memaksakan waktu untuk bersama padahal itu belum saatnya. Allah menyampaikan pesan-Nya agar kita menjaga diri untuk sementara waktu. Kan semuanya hanya sementara waktu 🙂

Jika kamu kehilangan sabar, aku mungkin akan kehilanganmu :'). Untuk sementara waktu jagalah hati kita masing-masing tetap berada pada tempatnya. Tetap berada pada perlindungan-Nya. Sampai waktu dimana dia harus diberikan dan diterima oleh orang lain, sampai waktu dimana dia akan menerima hal yang sama pula dari orang lain 🙂  Untk sementara waktu bersabarlah, karena kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita perjuangkan untuk saat ini. Bukankah hanya untuk sementara waktu saja ? Tidak lama, tidak akan menghabiskan seluruh hidup kita bukan??

The words of a woman

Karena dunia pun sifatnya sementara, kenapa pula kita harus merisaukan yang sementara? Kubiarkan kau seperti uap pergi meninggalkan kaca, ku persilahkan itu. Hingga ketika kau memilih kembali di waktu yang tepat, maka aku takkan pernah mengizinkanmu menjadi uap. Tak usahlah takut dengan keberadaan kumbang, karena bunga hanya mempersilahkan lebah.

Antara senja dan hujan, kenapa aku lebih bisa menyapa hujan? Seharusnya kau paham, karena saat hujan berhenti dan memilih bersama laut aku biasa saja. Maukah kau kuberi tahu bagaimana sulitnya memperjuangkan kesan biasa saja saat bersamamu? Maukah kau kuberi tahu bagaimana sulitnya menghentikan muraja'ah episode bersamamu? Maukah kau kuberi tahu bagaimana sulitnya menarik tambang hati ini dengan setan?

Kala itu, kebiasaanku buang muka baik disadari atau tidak, bahkan untukmu pun aku akan sangat memilih itu, aku berusaha agar mataku tidak ditarik oleh setan. Kenapa? Karena aku takut tidak bisa memalingkannya lagi. Bukan karena mataku tidak menghargai keindahanmu tapi karena ia tidak memiliki hak.

Maka berdirilah di belakangku baik aku sadari atau tidak, jangan berdiri di hadapanku karena aku takut lupa untuk melangkah ke tujuanku. Jika kau tau kapan waktu yang tepat hingga kau bisa berdiri di sampingku dan melangkah bersama.

Untuk sementara waktu, ku sepakati itu. Sampai Allah satukan atau pisahkan dengan cara yg baik :')

Seseorang pernah berkata 'lepaskanlah, jika ia cinta sejatimu maka esok lusa ia akan datang dengan cara yang mengangumkan. Selalu saja ada takdir yang menakjubkan untuk kita. Sederhana saja, jika ia tidak kembali maka ia bukan cinta sejatimu'.

Waktu berkata 'biar aku yang uji, karena aku adalah sebaik-baik bukti'

Bukan untak menguji takdir, jika pada kenyataannya banyak yang bersama tapi takdir tidak memihak. Diuji atau tidak, takdir itu tetap bertindak sesuai tugas dari-Nya.

"Dan janganlah kamu mendekati zina. Zina itu sungguh perbuatan yg keji dan suatu jalan yg buruk" (Q.S. AL-ISRA:32)

Jika kita tidak siap menikah lantas kita mau apa? Mari, kita tutup celah-celah jalannya setan. Semangatlah mencari Ridha-Nya, Karena mengaku cinta kepada Nya saja tidak cukup 😃

Wednesday, March 2, 2016

Universitas Kehidupan adalah Sebaik-baik Tempat Kuliahku

belajar tidak mesti di bangku kuliahan

Gelap Terang - Puisi ini admin dapat dari salah grub FB yang bernama Kampus Kehidupan. Saya tidak tahu pasti siapa pengarangnya. Yang jelas menurut si pengarang ada banyak hal dalam hidup ini tidak di dapatkan di bangku sekolah maupun di bangku kuliah. Pengalaman hidup tidak dapat ditukar dengan uang. Setiap pribadi memiliki keunikan tersendiri dan cerita hidup yang berbeda. Jadilah inspirasi bagi orang lain dengan pengalaman hidup yang kita miliki. Puisi dari seorang Mahasiswa Universitas Kehidupan fakultas pemecahan persoalan jurusan kebahagiaan :

Universitas kehidupan adalah tempat kuliahku
Manajemen kesulitan sebagai jurusan
Penderitaan sebagai salah satu mata pelajaran kesukaan
Tetesan keringat dan air mata sebagai teman terbaik yang menemani pembelajaran
 
Kemiskinan selalu menjadi topik hangat di kampusku
Kemandirian merupakan tugas yang paling utama di berikan
Meringankan beban orang lain juga termasuk dalam tanggung jawab
Kerja keras,cerdas serta memiliki kasih adalah suatu kewajiban yang harus di jalankan

Kampung persoalan hidup menjadi tempat KKN
Keberanian untuk berbuat adalah sistem pengajaran
Keterbatasan bukan suatu hambatan yang berarti
Begitupun kegagalan bukanlah aral melintang yang menghalangi cita-cita

Bahagia dunia dan akhirat merupakan judul skripsi
Doa dan perjuangan adalah dosen pembimbing
Orang-orang sukses menjadi perpustakaan terlengkap
tak ketinggalan keluarga dan teman-teman sebagai penyemangat 
Untuk segera meraih gelar kesarjanaanku

Aku bersujud syukur padamu Ya Rabb....
Karena Engkau telah mengizinkan aku memasuki universitas terbaik-Mu
 Semoga aku bisa lulus dari universitas terbaik-Mu dengan nilai yang memuaskan

Thursday, January 28, 2016

Nasehat Bagi Sesama


Jika derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa. Sedangkan ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.

Jika kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa tidak dinikmati saja. Sedangkan ratap-tangis tak akan mengubah apa-apa.

Jika luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa meski dibiarkan meracuni jiwa. Sedangkan ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.

Jika kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti diumbar sepuas jiwa. Sedangkan menahan diri adalah lebih berpahala.

Jika kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti tenggelam didalamnya. Sedangkan taubat itu lebih utama.

Jika harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri. Sedangkan kedermawanan justru akan melipat gandakannya.

Jika kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan didunia. Sedangkan dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.

Jika cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama. Sedangkan memberi akan lebih banyak menuai arti.

Jika bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti dirasakan sendiri. Sedangkan berbagi akan membuatnya lebih bermakna.

Jika hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka. Sedangkan begitu banyak kebaikan bisa dilakukan.

Jika pacaran banyak membuang waktu kita, mengapa mesti mementingkannya. Sedangkan menjaga diri lebih utama.

Jika ajal pasti menjemput kita, mengapa tidak bertaubat segera. Sedangkan maut tidak ada yang tau kapan tiba.

Jika dunia hanya sementara, mengapa tidak memperbanyak ibadah kepada-Nya. Sedangkan akhirat lebih utama.

Suatu saat nanti saat semua telah menjadi masa lalu, aku ingin ada diantara mereka yang duduk diatas permadani. Sambil bercengkerama dan bercerita tentang apa yang telah dilakukannya dimasa lalu hingga mereka mendapatkan anugerah itu.


nasehat bagi sesama
Source : Razilarafah